Jumat, 17 Oktober 2014

Sejarah Keperawatan Pada Masa Perang Dunia Ke II

MAKALAH
SEJARAH KEPERAWATAN PERANG DUNIA KE II
Ditujukan untuk memenuhi tugas Konsep Dasar Keperawatan
Dosen Pengajar : Abdul Ghofar, S.Kep. Ners, M.Pdi



                                          
Disusun Oleh  : Kelompok VI
1. Firman Fanani Arinanda          (7113005)
2. Indri Ardina                 (7113008)
3. Adhie ayu kurniawati              (7113001)
4. Nadofha                                   (7113015)
5. Laili andhika sari                      (7113010)


PRODI D3 KEPERAWATAN
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ULUM
JOMBANG
2014



KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb
             Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas rahmat dan hidayah-Nya akhirnya kami dapat menyelesaikan Makalah “Sejarah Perkembangan Keperawatan Sesudah Perang Dunia II ”. Adapun makalah ini dibuat adalah untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah dari Bapak. Abdul Ghofar, S.Kep. Ners, M.Pdi selaku dosen Mata Kuliah  KDK (Konsep Dasar Keperawatan), yang diselesaikan sesuai sumber yang diberikan dalam penugasan.
Ucapan terimakasih kami persembahkan kepada pihak-pihak yang secara langsung maupun tidak langsung telas membantu terselesaikannya makalah ini, antara lain berterimakasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. H. Ahmad ahro, MA selaku Rektor UNIPDU Jombang.
2. Bapak Dr. H. M. Zulfikar As'ad, MMR, selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNIPDU Jombang.
3. Bapak Abdul Ghofar S. Kep. Ners, M.Pd.I selaku Ka.Prodi D3 Keperawatan dan Dosen pengajar mata kuliah Konsep Dasar Keperawatan UNIPDU Jombang.
4. Dan teman-tema yang selalu mensupport pengerjaan makalah ini.
Karena proses penulisan Makalah ini masih jauh dari  sempurna, kami membuka diri untuk menerima berbagai masukan dan kritik demi perbaikan dalam pembuatan Makalah di masa yang akan mendatang. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Jombang, 01 Oktober 2013




Penyusun


                                                   

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR …………………………………………………….. 3
DAFTAR ISI ………………………………………………….................... 4
BAB I PENDAHALUAN …………………………………………………. 5
1. 1 Latar Belakang …………………………………………….. 5
1.2 Tujuan …………………………………………………........ 6
BAB II PEMBAHASAN …………………………………………………... 7
2.1 Zaman sebelum Perang Dunia II …………………………… 7
2.2 Masa selama Perang Dunia II ……………………………… 8
2.3 Masa Pasca Perang Dunia II ……………………………….. 8
PENUTUP …………………………………………………………............. 9
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………........10


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan keperawatan di dunia dapat diawali Pertama, sejak zaman manusia itu diciptakan (manusia itu ada) di mana pada dasarnya manusia diciptakan telah memiliki naluri untuk merawat diri sendiri sebagai mana tercermin pada seorang ibu. Naluri yang sederhana adalah memelihara kesehatan dalam hal ini adalah menyusui anaknya sehingga harapan pada awal perkembangan keperawatan, perawat harus memiliki naluri keibuan (mother instinct). Perkembangan keperawatan ini mulai bergeser kearah spiritual, dimana orang sakit disebabkan karena adanya dosa atau kutukan tuhan.
Pada zaman sebelum perang dunia kedua, pada masa perang dunia kedua ini timbul prinsip rasa cinta sesama manusia dimana saling membantu manusia yang membutuhkan. Pada masa sebelum perang dunia kedua ini tokoh keperawatan Florence Nightingale (1820-1910) menyadari pentingnya adanya suatu sekolah untuk mendidik para perawat. Florence Nightingale mempunyai pandangan bahwa dalam mengembangkan keperawatan perlu dipersiapkan pendidikan bagi perawat, ketentuan jam kerja perawat dan mempertimbangkan pendapat perawat. Usaha Florence Nightingale adalah dengan menetapkan struktur dasar di pendidikan perawat diantaranya mendirikan sekolah perawat, menetapkan tujuan pendidikan perawat serta menetapkan pengetahuan yang harus dimiliki oleh calon perawat. Florence Nightingale dalam merintis profesi keperawatan diawali dengan membantu para korban perang krim (1854-1856) antara roma dan turki yang dirawat di sebuah barak rumah sakit (scutori) yang akhirnya mendirikan sebuah rumah sakit dengan nama rumah sakit Thomas di London dan juga mendirikan perawatan dengan nama Nightingale Nursing School.

1.2 Tujuan
1.        Agar kita mengetahui sistem perkembangan keperawatan sebelum dan sesudah Perang Dunia II.
2.        Agar proses keperawatan dapat berkembang dengan baik dalam dunia keperawatan.
3.        Agar meningkatkan mutu keperawatan di kalangan masayrakat.
4.        Agar dapat memperluas pengetahuan perawat tentang perkembangan keperawatan.
   

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Zaman sebelum Perang Dunia II
Florence Nightingale (1820-1910) merupakan tokoh pembaharuperawatan pada saat itu dan bahkan sering disebut Ibu Perawatan. Padawaktu itu, Florence Nightingale sudah menyadari pentingnya suatu sekolah untuk mendidik para calon perawat, agar dapat diberikanpengetahuan, keterampilan dan pembinaan mental sehingga dihasilkantenaga perawatan yang berbudi luhur, berpengetahuan luas dan terampildalam melaksanakan perawatan. Beliau menetapkan struktur dasar sebagai prasyarat dalam pendidikan perawat :
a.         Mendirikan sekolah perawat.
b.        Menentukan tujuan pendidikan perawat
c.         Menetapkan pengetahuan yang harus dimiliki para calon sebagai dasar  perawatan.

Di samping itu, Florence Nightingale telah berpendapat bahwa.
a.         Perlu persiapan pendidikan  yang   berlainan  bagi   perawat   pelaksana dan perawat administrator atau supervisor.
b.        Perlu diperhatikan bahwa   harus   ada  perubahan   tentang   jam   kerja perawat yang waktu itu  berlangsung   12   jam/hari dan 7 hari / minggu.
c.         Perlu diperhatikan peningkatan pendapatan perawat setiap 6 bulan, mengingat beban dan tanggung jawab mereka.Namun, secara menyeluruh perkembangan perawat dari zaman Florence Nightingale sampai pecah perang dunia II dinilai sangat kecilatau hampir tidak ada perubahan. Oleh Karena itu, masa ini sering disebutsebagai masa pemeliharaan.

2.2 Masa selama Perang Dunia II
Masa selama Perang Dunia II ini tekanan bagi dunia pengetahuan dalam penerapan teknologi akibat penderitaan panjang sehingga perlu meningkatkan diri dalam tindakan perawat mengingat penyakit dan korban perang yang beraneka ragam.

2.3 Masa Pasca Perang Dunia II
Akibat Perang dunia II yang mengakibatkan banyaknyapenderitaan bagi penduduk dunia telah menggugah semua pihak untuk memperbaiki keadaan dunia. Dasar pemikiran semula, “the nurse must  give total patient care” dalam arti sempit telah berkembang, dalam artiluas perawat lebih menyadari atas makna totality of the individual client dari sebelumnya. Oleh karena itu terjadi perubahan dari perawat bekerjasendiri menjadi bekerja team.
Dalam dekade ini telah dilancarkan perjuangan untuk pengakuan keperawatan sebagai profesi. Lucille Brown (1948) menulis sebuahlaporan tentang pengakuan perawat sebagai profesi merupakan titik tolak yang besar untuk kehidupan perawat dan profesi perawat. Iamemperhatikan penghargaan pada perawat dalam kaitannya dengantanggung jawab sebagai penyelenggara pelayanan perawatan yangbermutu. Untuk itu disadari perlunya suatu pengelolaan pelayanankeperwatan yang baik untuk menjamin mutu dan sekaligus tersedia alatevaluasi keperawatan tersebut.
  

BAB IV
PENUTUP
A.      Kesimpulan
a)        Keperawatan dalam arti merawat orang sakit sudah dikenal sejak zaman purba, dalam perkembangannya keperawatan mengalami beberapa pergeseran pandagan, yaitu yang diawali dari pandangan keperawatan sebagai pelayanan vokasional dan hanya perpanjangan tangan-tenaga medis kepada keperawatan sebagai pelayanan profesional.
b)        Keperawatan sebagai profesi di Indonesia mulai di sadari pada awal tahun 1983 yaitu setelah disepakatinya keperawatan berada pada jenjang pendidikan tinggi. Sejak tahun itulah terjadi proses profesionalisasi di bidang keperawatan yang berlangsung sampai sekarang. Keperawatan sebagai suatu profesi saati ini sudah semakin jelas, hal ini dapat dilihat dari perkembangan pendidikan tinggi keperawatan, perkembangan konsep da perangkat hukum yang mengatur tentang praktik keperawatan profesional hingga saat ini belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat luas.
c)        Di era modern ini kita telah melihat perkembangan jenjang pendidikan keperawatan yang cukup pesat. Dunia keperawatan juga telah memiliki banyak jurnal ilmiah yang berfungsi untuk memperluas basis pengetahuan profesi.
d)       Dengan mengetahui perkembangan keperawatan di dunia akan mempengaruhi pengetahuan perawat sehingga kualitas pelayanan semakin meningkat dan bermutu sesuai dengan perkembangan perubahan zaman. Dengan demikian pelayanan yang di berikan harus sesuai dengan  proses perkembangan keperawatan di dunia sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang baik di seluruh lapisan masyarakat.


DAFTAR PUSTAKA
Aziz Alimul H, 2008. Pengantar Konsep Dasar  Keperawatan  Jakarta : Salemba Medika
Kozier, B. 1998.  Concepts and IssuesMento Park California:
Addison Wesley Publishing Company, Inc.
Gaffar, LOJ. 1999. Pengantar Keperawatan Profesional. Jakarta : EGC





Tidak ada komentar:

Posting Komentar